Mata juling bukan masalah penampilan biasa, tetapi mengganggu fungsi penglihatan dan menurunkan kualitas hidup penderita.


Mata juling bukan masalah penampilan biasa, tetapi mengganggu fungsi penglihatan dan menurunkan kualitas hidup penderita.

Jika tidak ditangani dengan tepat, mata juling juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan penglihatan seperti mata malas (ambliopia).

Satu dari empat orang dewasa dengan berat badan normal mengalami gangguan metabolik, risiko penyakit kardiovaskular 2-3 kali lebih tinggi.

Melakukan latihan otot dasar panggul terbukti efektif mengatasi keluhan gangguan berkemih.

Gangguan berkemih seperti anyang-anyangan atau ngompol bukanlah hal yang normal. Kapan perlu khawatir?

Dengan pemeriksaan yang komprehensif, pasien bisa mendapatkan terapi sesuai profil genetiknya. Mendukung peningkatan hasil terapi, meningkatkan kualitas hidup, serta harapan hidup pasien.

Penanganan penyakit lupus tidak hanya berfokus pada mengatasi flare, tetapi juga diarahkan untuk mencapai remisi. Anifrolumab, terapi biologis pertama di Indonesia yang diindikasikan untuk SLE, yang bekerja dengan menargetkan jalur Interferon Tipe I.

Paparan sinar UV akan merusak protein di mata, berisiko menyebabkan katarak. Gunakan proteksi mata seperti kacamata UV filter atau topi.

Miopia tinggi memberikan risiko katarak nuklear tiga kali lebih besar dan risiko katarak subkapsular posterior hampir delapan kali lebih besar.

Cacar api (herpes zoster) menyerang 1 dari 3 orang dewasa. Informasi yang salah bisa menyebabkan tidak melakukan langkah preventif.

Cacar api bisa memperburuk kondisi pasien penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung.

Satu dari empat (25%) penderita penyakit kronis menganggap penyakit mereka tidak berpengaruh pada imunitas maupun risiko terkena herpes zoster.

Pengenalan dan penanganan dini angina pectoris akut atau kronis sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Konsumen perlu memperhatikan informasi pada label kemasan. Dengan memahami informasi tersebut, masyarakat dapat mengontrol asupan gula, garam, dan lemak sesuai kebutuhan hariannya.

Pemilihan obat pencahar (laksatif) yang tepat sangat penting, karena konstipasi dipengaruhi oleh lebih dari 1 faktor.