tidur larut malam merusak jantung

Kebiasaan Tidur Larut Malam Merusak Jantung: Ini Alasannya

Penelitian baru memaparkan hubungan antara kebiasaan tidur larut malam dan sakit jantung, terutama pada wanita.

Pada riset baru ini, mereka yang termasuk kelompok ’orang yang sangakt aktif di malam hari’ signifikan memiliki tanda-tanda kesehatan jantung yang buruk (selama 14 tahun masa pemantauan), dibanding orang yang punya jadwal tidur-bangun teratur.

”Tidur adalah faktor risiko kardiovaskular yang dapat dimodifikasi. Pengaruhnya memang tidak sekuat merokok, tetapi jangan dianggap sepele,” komentar Matthew J. Sousa, MD, ahli kardiologi intervensi di Norton Hearth & Vascular Institute, Kentucky (AS), yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

’Manusia malam’ dan risiko serangan jantung atau stroke

Penelitian ini menggunakan data kesehatan lebih dari 300.000 orang Inggris, rerata usia 57 tahun. Di antara partisipan, 8% menganggap dirinya sebagai ”orang yang sangat aktif di malam hari (tidur larut malam)”, 24% adalah golongan ”morning people” yang tidur lebih awal, dan 67% lainnya berada ”di antara keduanya,” yang berarti mereka tidak yakin dengan status mereka atau bukan orang yang aktif di pagi maupun malam hari.

Untuk menilai kesehatan jantung, peneliti menggunakan ukuran dari American Heart Association yang disebut Life’s Essetial 8, yang menguraikan faktor-faktor terkait kesehatan jantung optimal, seperti diet bergizi, olahraga teratur, kualitas tidur, tidak merokok, kadar kolesterol, gula darah dan tekanan darah.

Peneliti melakukan pengamatan lebih jauh saat membandingkan kebisaan tidur ”manusia malam”, ”manusia pagi” dan kelompok ”di antaranya.” Hasilnya:

  1. Partisipan dengan kebiasaan tidur larut malam punya skor kesehatan jantung yang buruk, berisiko 79% lebih besar dalam periode 14 tahun pengamatan.
  2. Kelompok ”manusia malam” ini juga 16% berisiko lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke.
  3. Morning people” cenderung lebih jarang memiliki kesehatan jantung yang buruk, dibandingkan yang begadang. Dalam hal ini, jumlahnya 5% lebih rendah.

Hubungan antara begadang dan kesehatan jantung yang buruk lebih menonjol pada wanita, dibanding pria. Menurut dr. Sousa ini bisa disebabkan kombinasi beberapa faktor, termasuk gangguan tidur yang tidak diobati, perbedaan biologis, stres kronis dan perbedaan jenis penyakit jantung.

Kenapa tidur larut malam merusak jantung?

Tahukah Anda bila tidur bukanlah sebatas istirahat, ia adalah pengatur utama tekanan darah. Kurang tidur berhubungan dengan kesehatan jantung yang buruk.

Pemimpin penelitian dr. Sina Kianersi, PhD, dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, menekankan bila tidur malam akan merusak ’jam tubuh’ manusia (ritme sirkadian).

”Penjelasannya adalah melibatkan ketidaksesuaian sirkadian, yaitu ketika jam internal tubuh tidak sinkron dengan jadwal kehidupan nyata seperti pekerjaan, waktu tidur, makan dan paparan cahaya,” katanya, mengutip Everyday Health.

Penting untuk dicatat bahwa riset ini bersifat observasional, sehingga tidak membuktikan bila kebisaan waktu tidur malam menyebabkan kesehatan jantung yang buruk, tetapi hanya menunjukkan adanya hubungan (asosiasi).

”Di sinilah kita perlu berhati-hati: asosiasi tidak sama dengan sebab-akibat, dan kurang tidur sangat terkait dengan stres, shift kerja, depresi, kecemasan, nyeri hingga faktor sosioekonomi,” kata dr. Sousa, yang semuanya bisa berdampak pada kesehatan jantung.

Dr. Kianersi juga mencatat bahwa orang yang terbiasa tidur telat cenderung punya kebiasaan lain yang berdampak buruk untuk kesehatan, seperti merokok dan kurang tidur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka dengan kebiasaan tidur larut malam perlu mengambil tindakan untuk meningkatkan kesehatan jantung mereka dengan memodifikasi pola tidur.

”Bagi orang yang cenderung bangun siang, tujuannya bukan untuk menjadi bangun pagi, tetapi membuat jadwal yang berkelanjutan dan konsisten, serta mendukungnya dengan rutinitas sehat selama jam bangun,” pungkas dr. Kianersi. (jie)

 

Baca juga: Awas Remaja Yang Kurang Tidur Berisiko Alami Masalah Jantung