Segar Diminum saat Buka Puasa, Ini 7 Manfaat Biji Selasih

Segar Diminum saat Buka Puasa, Ini 7 Manfaat Biji Selasih untuk Kesehatan

Biji selasih kerap jadi salah satu bahan makanan primadona selama bulan Ramadhan. Es buah, jus buah, dan aneka minuman dingin lainnya jadi terasa lebih menyegarkan bila ditambahkan biji selasih. Siapa sangka, manfaat biji selasih untuk kesehatan pun luar biasa.

Biji selasih yang mirip wijen hitam, akan mengembang dan membentuk gel begitu direndam air, seperti biji chia. Bedanya, biji chia berukuran lebih kecil. Biji selasih berasal dari tanaman basil (Ocimum basilicum), yang masih satu famili dengan kemangi dan mint. Adapun biji chia, berasal dari tanaman chia (Salvia hispanica).

Manfaat biji chia begitu populer sejak sekitar satu dekade terakhir. Nah sebenarnya, manfaat biji selasih pun tak kalah hebat, hanya saja belum terlalu dipopulerkan. Apa saja manfaat biji selasih? Yuk kita simak.

 

7 Manfaat Biji Selasih

Pada dasarnya, biji selasih sangat kaya akan serat dan lemak sehat omega-3, seperti biji chia. Inilah salah dua komponen dalam biji selasih yang membuatnya istimewa.

1. Menyehatkan pencernaan

Satu sendok makan (13 gr) biji selasih mengandung 7 gr serat. Ini berarti sudah mencapai 25% dari kebutuhan serat perempuan dewasa (28 gr), dan 20% kebutuhan serat laki-laki (34 gr). Kandungan serat yang tinggi ini, akan mendukung fungsi pencernaan kita, dan membuat kita kenyang lebih lama. Selain itu, serat larut (pektin) yang terkandung dalam selasih berfungsi sebagai prebiotik, yang akan mendukung pertumbuhan bakteri bermanfaat di usus.

2. Membantu mengendalikan kadar gula darah

Kandungan serat dalam biji selasih juga bermanfaat untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Sebuah studi menemukan, ketika penyandang diabetes tipe 2 mengonsumsi 10 gr (3/4 sdm) biji selasih yang direndam dalam air setiap sehabis makan selama 1 bulan, kadar gula darah setelah makan lebih rendah 17% dibandingkan di awal studi.

3. Menurunkan kolesterol

Pektin tak hanya bermanfaat sebagai prebiotik, tapi juga bisa menghambat penyerapan kolesterol di usus. Studi menemukan, orang yang mengonsumsi 30 gr (7 sdt) biji selasih setiap hari selama sebulan, mengalami penurunan total kolesterol hingga 8%.

4. Melindungi jantung

Dalam 1 sdm biji selasih, terkandung sekitar 2,5 gr lemak. Dari jumlah tersebut, sekitar setengahnya (1.240 mg/sdm) adalah lemak omega-3 alpha-linolenic acid (ALA). Ini berarti, sesendok makan biji selasih sudah bisa mencukupi kebutuhan ALA harian. ALA merupakan asam lemak esensial. Bersifat sebagai antiinflamasi, ALA mampu menurunkan peradangan kronis dan akhirnya mengurangi risiko terhadap penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

5. Melindungi dari radikal bebas

Tak hanya mengandung serat dan omega-3, biji selasih juga kaya akan senyawa tanaman seperti flavonoid dan polifenol lainnya. Bersifat sebagai antioksidan, flavonoid akan melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas yang merusak. Flavonoid juga mermiliki sifat antiinflamasi, dan antikanker. Beberapa studi menemukan hubungan antara asupan flavonoid dengan penurunan risiko penyakit jantung.

6. Sebagai sumber mineral

Manfaat biji selasih lainnya, yaitu sebagai sumber mineral penting, yaitu kalsium, serta magnesium dan zat besi. Satu sendok makan biji selasih mencukupi 15% kebutuhan kalsium harian, serta 10% kebutuhan zat besi dan magnesium harian. Seperti diketahui, kalsium dan magnesium penting untk kesehatan tulang, sedangkan zat besi sangat dibutuhkan untuk produksi sel darah merah.

7. Mencegah dehidrasi saat puasa

Saat direndam dalam air, biji selasih akan menyerap air, dan mengembang, membentuk lapisan seperti gel. Membuat minuman dingin terasa makin menyegarkan. Ternyata, keunikan dari biji selasih ini bisa membantu mencegah dehidrasi selama berpuasa. Air yang diserap oleh biji selasih akan masuk ke saluran cerna, dan dicerna secara perlahan karena kandungan seratnya yang tinggi. Begitu biji selasih dicerna, kandungan air di dalamnya pun keluar. Dengan demikian, tubuh kita pun mendapat asupan air secara perlahan, seiring biji selasih dicerna. Alhasil, kita isa terhindar dari risiko dehidrasi selama berpuasa.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut tambahkanlah 1 sdt atau 1 sdm biji selasih ke minuman kita saat sahur. Boleh air putih, atau susu. Agar penyerapan air oleh biji selasih optimal, campurkanlah biji selasih ke minuman miminal 15 menit sebelum diminum.

Biji selasih tak hanya enak dicampur dalam minuman segar, melainkan juga bisa dicampurkan ke bumbu salad, mayonais, yogurt, hingga whipped cream. Biji selasih kering juga bisa dihaluskan, untuk mengganti sebagian tepung untuk membuat kue lebaran. Biji selasih juga bisa dipakai untuk mengganti telur untuk membuat kue/kukis. Caranya, rendam 1 sdm biji selasih dalam 3 sdm air matang, untuk menggantikan 1 butir telur.

Banyak sekali kan manfaat biji selasih. Kecil-kecil, manfaatnya luar biasa. (nid)

____________________________________________

Ilustrasi: Fresh juice photo created by azerbaijan_stockers - www.freepik.com