obat gerd generasi baru
obat gerd generasi baru

Fexuprazan Obat Inovatif GERD: Bekerja Cepat Sejak Dosis Pertama

Dewasa ini semakin banyak orang, terutama di kota-kota besar, yang mengeluhkan gangguan lambung, termasuk GERD. Obat generasi bekerja cepat mengatasi keluhan GERD sejak dosis pertama. 

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan gangguan akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (esofagus). Kutamanya adalah rasa terbakar, kadang disertai pahit atau rasa eneg seperti mau muntah akibat asam lambung naik ke kerongkongan.

Selama ini, terapi lini pertama untuk keluhan GERD di Indonesia masih didominasi oleh golongan proton pump inhibitor (PPI), misalnya esomeprazole, lansoprazole, omeprazole, pantoprazole dan rabeprazole. 

PPI bekerja pada daerah pompa asam (bukan di reseptor). Pompa proton adalah organ yang bertugas memroduksi asam lambung. Sehingga, penekanan di area tersebut mampu menghambat produksi asam 80-90%.  

Namun, penggunaan PPI memiliki sejumlah keterbatasan, seperti onset (waktu) kerja yang relatif lambat karena membutuhkan beberapa hari untuk mencapai efek maksimal, keharusan konsumsi sebelum makan yang menurunkan kenyamanan pasien, serta keterbatasan farmakologis seperti waktu paruh yang pendek sehingga kurang optimal dalam mengendalikan sekresi asam lambung di malam hari. 

Sebagai alternatif, dokter menggunakan obat generasi baru berupa golongan P-CAB (Potassium-Competitive Acid Blocker). Fexuprazan adalah salah satu P-CAB, yang bekerja langsung menghambat pompa proton tanpa memerlukan aktivasi oleh asam. Mekanisme ini memungkinkan obat bekerja cepat sejak dosis pertama, serta efektif meredakan gejala baik pada siang maupun malam hari. 

Fexuprazan dirancang memiliki ketergantungan yang rendah terhadap enzim metabolisme hati CYP2C19, sehingga dapat meminimalkan potensi interaksi antar obat, terutama obat-obatan untuk penyakit jantung, serta mengurangi variasi efektivitas antar pasien. 

Cara konsumsi obat satu kali sehari tanpa bergantung pada waktu makan, sehingga diharapkan meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.

Bukti klinis dan kolaborasi multi-negara

Fexuprazan merupakan obat baru dari Korea Selatan yang dikembangkan untuk pengobatan GERD melalui riset selama 13 tahun, sejak 2008. 

Obat ini diproduksi oleh Daewoong Pharmaceutical (di Indonesia dikenal dengan Daewoong Pharmaceutical Indonesia). Daewoong berencana mengajukan uji klinis fase 3 multi-negara kepada BPOM untuk memperluas indikasi Fexuprazan di Korea Selatan dan Indonesia. 

Sebelumnya Fexuprazan sudah digunakan pada pasien GERD di tiga rumah sakit rujukan di Jakarta, yakni RS Universitas Indonesia (RSUI), RSI Cempaka Putih, dan RS Menteng Mitra Afia (RSMMA). 

Studi yang melibatkan 134 pasien ini menghasilkan data yang merefleksikan karakteristik pasien dan respons terapi dalam praktik nyata di Indonesia. Dalam penelitian tersebut, Fexuprazan 40 mg menunjukkan hasil non-inferiority dibandingkan Esomeprazole 40 mg dalam efektivitas, sekaligus memperlihatkan keunggulan dalam kecepatan perbaikan gejala serta peningkatan outcome yang dilaporkan pasien. 

Baik In Hyun, Executive Director Indonesia Business Division Daewoong, menyampaikan, “Persetujuan di Indonesia ini menjadi tonggak penting karena memungkinkan kami menghadirkan opsi terapi baru bagi pasien. Kami juga mengapresiasi komitmen BPOM dalam memperluas akses terhadap obat inovatif.” 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Daewoong akan memperluas penelitian klinis dan pertukaran akademik bersama tenaga medis Indonesia. (jie) 

Baca juga: Olahraga Terbaik dan Terburuk Untuk Penderita GERD