Obat-obatan yang diresepkan dokter sangat membantu mengendalikan gejala migrain terparah Anda. Tetapi tahukah Anda bila ada pengobatan rumahan yang membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migarin?
Meskipun pengobatan rumahan tidak bisa menyembuhkan migrain, beberapa bukti menunjukkan bila ia dapat membantu meredakan gejala.
Sebagai terapi tambahan untuk obat dokter, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk membantu mengatasi serangan migrain.
- Pijat kepala. Memijat otot di area kepala dapat membantu mengurangi ketegangan dan stres, yang merupakan pemicu umum migrain. Pemijatan akan meningkatkan sirkulasi darah, yang bisa mengurangi rasa sakit.
- Tidur. Kurang tidur atau tidur terlalu banyak bisa menyebabkan migrain. Untuk menghindari munculnya serangan, atau memperburuk gejala, sangat penting memiliki pola tidur yang baik. Seperti tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari. Tidur siang juga bisa membantu.
- Kompres dingin. Teknik ini terbukti membantu mengurangi nyeri migrain. Beberapa orang lebih menyukai kompres hangat dibanding dingin. Saat menggunakan kompres, jangan biarkan lebih dari 15 menit, dan jangan tertidur dengan bantalan pemanas yang menyala, itu bisa berbahaya.
- Cukup minum. Dehidrasi adalah penyebab umum sakit kepala dan bisa menjadi pemicu serangan migrain.
- Redupkan cahaya ruangan. Penderita migrain umumnya sensitif terhadap cahaya – disebut photophobia. Menjaga pencahayaan ruangan tetap redup bisa sangat membantu, atau pakailah kacamata hitam. Menambahkan layar anti silau pada komputer Anda juga sangat disarankan.
- Essential oil. Minyak yang berbau segar dapat membantu Anda merasa lebih rileks, membantu mengurangi ketegangan di area kepala.
Minuman saat terjadi serangan migrain
Melansir American Migraine Foundation, ada beberapa makanan/minuman tertentu yang diketahui membantu mengurangi efek migrain.
- Jahe. Sudah lama diketahui bila jahe punya efek menenangkan pencernaan. Jika serangan migrain dibarengi dengan mual, jahe bisa mengurangi efek mual. Ada bisa mengonsumsinya sebagai wedang jahe, teh jahe, permen jahe atau kapsul jahe.
- Kopi tanpa kafein (decaff). Kopi mengandung kafein, yang pada beberapa orang membantu mengurangi migrain, sementara pada orang lain justru berpotensi memicu migrain. Jika Anda adalah pecinta kopi, tetapi merasa kafein bisa memicu migrain, pertimbangkan memilih decaff.
- Teh. Berbagai jenis teh bisa membantu mengurangi nyeri migrain, termasuk teh hijau, teh jahe, atau teh kunyit.
- Jus buah. Cara lain untuk membantu kekurangan nutrisi akibat gejala parah migrain adalah dengan minum segelas jus buah, seperti jus jeruk, jambu, mangga, dll. Pilih jus dengan kandungan 100% buah, tanpa gula tambahan. Namun, beberapa orang merasa jus jeruk justru bisa memicu serangan akibat keasamannya dan kandungan tyramine-nya.
- Susu almond. Ada beberapa pendapat yang mengatakan susu sapi bisa memperburuk migrain. Pertimbangkan untuk mengonsumsi susu almond, karena ia memiliki rasa yang ‘ringan’ tetapi tinggi nutrisi, termasuk magnesium.
- Air kelapa. Kadar elektrolit tubuh bisa menjadi tidak seimbang saat Anda sakit, hal ini dapat menyebabkan dehidrasi yang memperburuk migrain. Minuman elektrolit, seperti air kelapa, membantu mengisi dengan cepat elektrolit yang hilang. (jie)





