Ada lebih dari 5.000 pabrik dan industri di seluruh wilayah Provinsi Banten. Wilayah Serang, misalnya, didominasi oleh kawasan industri, aktivitas logistik, serta mobilitas kendaraan yang tinggi, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas. Ditengarai, potensi kecelakaan mencapai 20%. Berdasarkan data 2024, tercatat sekitar 1.200 kecelakaan kerja.
Penanganan kecelakaan yang cepat dan akurat berperan krusial untuk meminimalkan kecacatan atau kematian. Golcen period untuk kasus trauma dan kecelakaan adalah penanganan secepat mungkin. “Kalau ada pasien datang, baik yang datang langsung maupun rujukan dari RS lain, jangan sampai ada waktu yang terbuang karena tidak bisa ditangani,” ungkap Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya Juandi.
Hal ini mendasari Bethsaida Hospital Serang untuk membangun Advanced Trauma Center. Ini adalah pusat layanan cedera dan kegawatdaruratan terpadu yang dirancang untuk memberikan penanganan trauma secara cepat, tepat, dan komprehensif. “Melalui Advanced Trauma Center, kami ingin menghadirkan layanan trauma yang tidak hanya cepat dalam respons, tetapi juga komprehensif dalam penanganannya,” imbuh dr. Tirta dalam peluncuran Advanced Trauma Center di Bethsaida Hospital Serang (25/6/2026).
Advanced Trauma Center, Pusat Layanan Cedera yang Terintegrasi
Advanced Trauma Center (ATC) menyediakan layanan trauma yang terintegrasi. Khususnya pada kasus cedera akibat kecelakaan, cedera tulang dan sendi, gangguan saraf akibat trauma, hingga kondisi kegawatdaruratan lain yang membutuhkan penanganan lintas bidang. Untuk itu, ATC didukung oleh tim dokter spesialis. Termasuk di antaranya ortopedi, bedah saraf, bedah umum, bedah mulut, bedah digestif, radiologi, penyakit dalam, mata, konservasi gigi, anestesi, hingga rehab medik.
Penanganan trauma memang membutuhkan koordinasi yang baik antardokter spesialis. Terutama pada kasus yang melibatkan cedera kepala, tulang belakang, maupun sistem saraf. “Pada kasus trauma, kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor yang sangat penting. Dengan adanya layanan yang terintegrasi serta dukungan pemeriksaan penunjang yang memadai, proses evaluasi dan penentuan tindakan dapat dilakukan lebih cepat dan terarah,” jelas Dokter Spesialis Bedah Saraf Bethsaida Hospital Serang, Mochamad Sri Arya H, Sp.BS,
Diagnostik yang cepat dan akurat tak kalah penting. Kehadiran teknologi diagnostik canggih seperti MRI 1,5 Tesla, sangat mendukung penanganan trauma dalam ATC. Dijelaskan oleh dr. Eha Juleha, Sp.Rad, pemeriksaan MRI berperan penting dalam menunjang ketepatan diagnosis, terutama pada kasus-kasus yang membutuhkan visualisasi jaringan secara lebih jelas.
Ia melanjutkan, dalam penanganan trauma, pemeriksaan radiologi memiliki peran penting untuk membantu dokter melihat kondisi pasien secara lebih detail. “Dengan dukungan MRI 1.5T, evaluasi terhadap jaringan lunak, tulang belakang, sendi, maupun saraf dapat dilakukan dengan lebih baik, sehingga dokter klinisi dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat,” jelas dr. Eha.
ATC juga didukung fasilitas IGD 24/7, smart ambulance, serta tim medis berpengalaman. Semua layanan ini diharapkan dapat memberikan alur penanganan pasien yang lebih terarah sejak evaluasi awal (tim Trauma Center), pemeriksaan penunjang (teknologi diagnostik: X-Ray, USG, CT scan 258 Slice, MRI 1.5T), tindakan medis (kamar operasi, C- Arm, Cath Lab), hingga proses pemulihan (rehabilitasi medik).
Sejauh ini, kasus yang paling banyak ditemui yaitu patah tulang di bagian lengan/tangan akibat kecelakaan kerja. Apapun kasusnya, alur penanganannya sama. Pertama, pasien masuk IGD, di mana dokter akan melakukan stabilisasi dan mengurangi rasa nyerinya. Selanjutnya, dokter menegakkan diagnosis dengan berbagai pemeriksaan yang dibutuhkan. Urusan administrasi bisa belakangan, setelah pasien stabil.
Apakah layanan di ATC bisa menggunakan BPJS? “Semua kecelakaan kerja yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, bisa kita cover,” ujar Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A. Setiawan. Ini meliputi semua layanan, dari pemeriksaan, penanganan, perawatan, dan rehabilitasi medik, hingga pasien dinyatakan fit to work.
Iwan menambahkan, Advanced Trauma Center menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan dalam penanganan trauma, dari hulu sampai hilir. “Jadi one stop pelayanan trauma, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain,” pungkasnya. (nid)





