Herbal bisa Hancurkan Batu Saluran Kemih, Tapi Makanan Harus Dijaga | OTC Digest

Herbal bisa Hancurkan Batu Saluran Kemih, Tapi Makanan Harus Dijaga

Dr. Taufan mempersilakan siapapun untuk mengonsumsi herbal peluruh kencing, untuk membantu batu saluran kemih keluar; tentu harus dengan dosis tepat. Telah dilakukan beberapa penelitian in vivo (di dalam tubuh hidup) mau pun in vitro (di laboratorium) terhadap beberapa tanaman obat, yang memiliki manfaat peluruh air seni dan penghancur batu kandung kemih, seperti daun tempuyung dan keji beling.

Penelitian in vitro membuktikan, infus daun tempuyung dapat melarutkan kolesterol, kalsium oksalat, dan asam urat ginjal (Widodo, 1987). Penelitian in vitro lain dilakukan dengan merendam batu ginjal pada ekstrak tempuyung selama enam jam.  Proses itu dapat melarutkan batu ginjal yang diidentifikasi sebagai kalsium oksalat (H. Giri, 1988).

Penelitian Rusdeyti (1985) menunjukkan, infus daun tempuyung yang diberikan pada kelinci jantan dapat meningkatkan pengeluaran air seni (efek diuretik). Infus juga dapat mencegah pembentukan batu kandung kemih buatan pada tikus (B. Wahjoedi, 1986keji beling ).

Adapun Wahjoedi B., (1992) menguji coba tanaman semak pada tikus. Hasilnya menunjukkan, ekstrak daun keji beling dosis 16,5 mg/kg dapat mencegah pembentukan batu kandung kemih buatan. Penelitian lain menunjukkan, daun keji beling berkhasiat sebagai diuretik (Sarjono O.S., 1989).

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pencegahan terbaik yakni minum air sesuai anjuran (1.500-2.000 ml/ hari). “Cukupi air putihnya, baru boleh minum yang lain,”tegas dr. Taufan. Kurangi konsumsi garam karena garam dapat mengikat air, yang dapat memperberat kerja ginjal. Kurangi  konsumsi protein hewani, perbanyak aktivitas fisik.

 

Makanan Minuman yang dapat memicu pembentukan batu ginjal & saluran kemih:

  1. Kafein: Konsumsi kafein (kopi/teh) berlebihan, dapat menyebabkan pembentukan batu karena meningkatkan kadar kalsium di urin.
  2. Pemanis buatan: Sebuah penelitian menunjukkan, pemanis non-kalori dapat merusak fungsi ginjal jika dikonsumsi jangka panjang. Yang terbaik adalah memilih pemanis alami seperti madu.
  3. Daging dan jeroan: Konsumsi makanan tinggi protein dapat menyebabkan ginjal bekerja berat, untuk membuang sisa metabolisme protein. Jeroan juga tinggi asam urat, penyebab umum batu ginjal.
  4. Sarden: Jika Anda rentan terhadap batu ginjal, batasi asupan tinggi purin (senyawa organik yang dapat meningkatkan aroma). Batasi konsumsi sarden karena mengandung purin tinggi.
  5. Minuman berkarbonasi: Minuman berkarbonasi (soda, minuman energi) meningkatkan risiko batu ginjal dan penyakit ginjal.
  6. Produk susu tinggi kalsium: Secara umum, tubuh tidak menyerap kalsium dari saluran cerna melebihi kebutuhan. Pada kondisi tertentu, ginjal terlalu banyak membuang kalsium melalui urin (hiperkalsiuria), dan bisa terbentuk batu ginjal. Penderita batu ginjal diajurkan membatasi asupan kalsium; maksimal 800 mg/hari untuk laki-laki dan 1.200 mg/hari untuk perempuan. (jie)

Ilustrasi: www.freepik.com-Designed by brgfx / Freepik