Suplemen magnesium tidak sepopuler vitamin C atau D, tetapi rutin mengonsumsinya berdampak pada kontrol gula darah, bermanfaat untuk penderita diabetes.
Mengonsumsi magnesium tiap malam bisa membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif. Riset di jurnal Nutrients (2019) mengonfirmasinya. Magnesium juga membantu Anda tidur lebih lelap, ini berarti membuat tubuh lebih baik mengatur gula darah. Kualitas tidur yang buruk mempengaruhi kadar gula, terutama bagi penderita diabetes.
Bagaimana magnesium mempengaruhi gula darah?
Studi di jurnal Frontiers (2024) menyebutkan magnesium berperan penting bagaimana tubuh mengatur glukosa dan insulin - hormon yang diproduksi pankreas yang membuat glukosa bisa masuk ke sel untuk disimpan atau digunakan sebagai energi.
Bila kadar magnesium rendah, produksi insulin terganggu, ini mempersulit tubuh mengatur kadar gula darah. Studi tahun 2025 menunjukkan 48% penderita diabetes tipe 2 mengalami defisiensi magnesium (hipomagnesemia).
Mengonsumsi makanan sumber magnesium, atau suplemen, akan mengisi ulang dan menjaga kadar magnesium di level optimal, yang juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Suplemen magnesium di malam hari
Riset Hruby Adela, dkk, menyebutkan suplementasi magnesium harian akan memperbaiki respons insulin dan membantu kontrol gula darah.
Yang menarik adalah, mereka juga menyebutkan bila suplementasi harian ini menurunkan (mencegah) risiko individu dengan defisiensi magnesium menderita diabetes.
Beberapa manfaat mengonsumsi suplemen magnesium di malam hari antara lain:
- Mengurangi risiko menderita diabetes, terutama untuk Anda yang berisiko tinggi (memiliki riwayat keluarga diabetes, orang dengan gaya hidup tidak sehat, dll).
- Membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif.
- Memperbaiki resistensi insulin dengan meningkatkan sensitivitas insulin pada orang dengan atau tanpa diabetes.
- Mendukung kontrol gula darah jangka panjang (HbA1c).
- Membantu menurunkan gula darah sebelum dan setelah makan pada individu dengan defisiensi magnesium.
- Memperbaiki kualitas tidur, dengan mengurangi hormon stres yang meningkatkan gula darah.
Waktu konsumsi magnesium berpengaruh ke gula darah?
Waktu konsumsi magnesium tidak mempengaruhi manfaat pada kontrol gula darah. Konsistensi lebih penting daripada waktu konsumsi. Ini disebabkan dibutuhkan sekitar 3 bulan suplementasi magnesium harian untuk mencapai peningkatan kontrol gula darah yang signifikan.
Dalam World Journal of Diabetes (2015) disebutkan terlepas dari waktu konsumsinya, suplemen magnesium harian lebih efektif mengatur gula darah pada mereka dengan defisiensi magnesium, dibandingkan pada orang tanpa defisiensi magnesium.
Namun demikian, mengonsumsinya malam hari akan membuat Anda tidur lebih baik, yang secara tidak langsung membantu kontrol gula darah. Penelitian Darraj A, et al, di jurnal Cureus (2023) menyebutkan pola tidur yang buruk dan hormon stres (kortisol) dapat meningkatkan resistensi insulin dan menaikkan glukosa darah.
Perlu dicatat, jika mengonsumsi malam hari memicu ketidaknyamanan, seperti diare, atau berinteraksi dengan obat-obat malam Anda, Anda bisa mengonsumsinya di waktu siang. (jie)
Baca juga: Anda Sering Migrain? Mungkin Ini Saatnya Konsumsi Magnesium





