semangka cegah penyakit jantung
semangka dan kesehatan jantung

Antioksidan Buah Semangka Efektif Cegah Penyakit Jantung

Semangka merupakan salah satu buah tropis yang gampang dijumpai di Indonesia, setiap waktu selalu ada di toko buah. Ia kaya antioksidan yang menurut penelitian bisa melindungi jantung.

Selain kaya air (92% dari total buah), semangka diketahui tinggi nutrisi esensial seperti, serat, magnesium, potasium, vitamin C dan A, likopen dan karotenoid (senyawa kimia alami buah, bersifat antioksidan) lain.

Studi di jurnal Nutrients (2025) menemukan bila buah dengan nama latin Citrullus lanatus ini mampu melindungi kesehatan jantung. Ini memperkuat penelitian-penelitian sebelumnya yang menyatakan bila semangka mampu menurunkan tekanan darah sehingga bisa dipakai untuk mencegah penyakit jantung.

”Semangka bisa menjadi tambahan yang baik dalam pola makan sehat karena ia mengandung potasium, likopen dan sitrulin (citrulline), yang secara sinergis membantu tekanan darah dan aliran darah,” terang Michelle Routhenstein, dietisen di EntirelyNourished, melansir Healthline.

Sebagai informasi, kandungan antioksidan yang paling menonjol dalam semangka adalah likopen, zat pewarna merah alami buah. Sementara asam amino sitrulin punya peran penting dalam metabolisme nitrogen dan sirkulasi darah. Kombinasi nutrisi ini menjadikan semangka sebagai salah satu sumber pangan fungsional yang mendukung kesehatan kardiovaskular dan hidrasi seluler.

Manfaat bagi kesehatan jantung

Studi Diego Santos, dkk tersebut menekankan tingginya kandungan sitrulin di semangka. Peneliti menyebutkan bila konsumsi semangka bisa membantu mencegah atau berperan dalam manajemen penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).

”Efek semangka ke pembuluh darah inilah yang tampaknya bermanfaat untuk kesehatan jantung. Hal ini bisa disebabkan oleh senyawa yang mempengaruhi produksi oksida nitrat, yang berdampak pada kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan,” kata Kristin Kirkpatrick, ahli gizi di Departemen Kesehatan & Kedokteran Pencegahan Clevelan Clinic, di Ohio (AS).

Studi tahun 2022 menunjukkan bila sitrulin mampu mengurangi tekanan darah dan kekakuan arteri, terutama pada individu yang memiliki risiko kardiometabolik. Faktor risiko ini meliputi gaya hidup yang meningkatkan kemungkinan terkena kondisi diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

 ”Meskipun semangka merupak tambahan yang baik untuk kesehatan jantung, agar benar-benar mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, semangka perlu dimasukkan dalam diet sehat jantung yang lengkap,” Routhenstein mengingatkan. 

Penuh nutrisi esensial

Kandungan air pada semangka sangat tinggi, sebaliknya lemak sangat rendah, dan merupakan sumber vitamin dan mineral esensial yang baik. Konsumsi semangka lebih banyak dihubungkan dengan penurunan tekanan darah, mengurangi resistensi insulin dan mengurangi nyeri otot.

Semangka juga dihubungkan dengan perbaikan sistem pencernaan, memperbaiki kesehatan kulit dan mengurangi inflamasi.

Menurut USDA dalam 100 gram (2/3 cangkir) semangka mengandung:

  • Lemak: 0,2 gram
  • Kalori: 30
  • Air: 91,4 gram
  • Protein: 0,61 gram
  • Karbohidrat: 7,55 gram
  • Gula: 6,2 gram
  • Serat: 0,4 gram

Anda bisa menikmati semangka dalam bentuk jus (tanpa gula tambahan), buah segar, potongan dalam salad, atau campurkan ke dalam smoothie. (jie)

Baca juga: Semangka, Anti-hipertensi dan Anti-impotensi