Vaksinasi untuk Kakek Nenek | OTC Digest
vaksin_lansia_influenza_pneumonia_herpes zoster

Vaksinasi untuk Kakek Nenek

Bagi kita yang berusia produktif, penyakit infeksi seperti flu dan herpes zoster jarang menyambangi. Tapi tidak demikian untuk orangtua atau kakek nenek kita yang berusia 60 tahun ke atas atau lanjut usia (lansia). ”Pada mereka, penyakit bisa menjadi lebih berbahaya,” ujar Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD, K-AI, Guru Besar Tetap Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Indonesia. Kelompok lansia rentan terhadap infeksi, karena respon imun terhadap antigen yang masuk sudah menurun. Sebuah data menyebutkan, pada usia <75 tahun, kematian akibat infeksi mencapai 14% dan pada usia 75 tahun ke atas naik menjadi 23%.Pada lansia, flu bisa berlanjut dan timbul komplikasi, seperti pneumonia (radang paru).

Herpes zoster atau cacar ular juga mengintai. Penyakit bisa menyerang siapa saja yang pernah kena cacar air, karena virus cacar (Varicella zoster) tidak pernah hilang; ia ‘tidur’ di ganglion dorsal saraf. Namun, risiko virus kembali aktif menjadi lebih besar di usia tua. Selain itu, perjalanan penyakit lebih lama dan berat, dan risiko komplikasi seperti NPH (nyeri pasca herpes) sering muncul.

Baca juga: Kenapa Orang Dewasa dan Lansia Perlu Vaksinasi

Maka, cukup beralasan bila influenza, pnemokok dan herpes zoster menjadi tiga vaksin utama yang dianjurkan bagi lansia. “Studi di Belanda menunjukkan, terjadi penurunan angka kematian pada lansia setelah pemberian vaksin flu,” ujar Prof. Samsu. Di Amerika Serikat (AS), influenza dan pneumonia merupakan penyebab kematian nomor 6. Lebih dari 60% pasien lansia dirawat di RS karena pneumonia; 90% kematian akibat pneumonia dan 80-90% kematian akibat influenza terjadi pada kelompok lansia.

Vaksin flu diberikan setahun sekali, karena strain virus flu sangat banyak dan virus mudah bermutasi. Setiap tahun, strain yang beredar berubah sehingga vaksin mengikuti strain yang sedang ‘ngetren’. (Baca juga: Influenza bisa Fatal, Ini Pentingnya Vaksinasi)

Vaksin pneumokok dapat melindungi lansia dari berbagai penyakit akibat infeksi kuman Pneumococcus, terutama pneumonia, meningitis (radang selaput otak) dan otitis media (radang telinga tengah). Vaksin cukup diberikan satu kali. Direkomendasikan bagi usia >65 tahun, atau di bawah 65 tahun dengan kondisi tertentu seperti penyakit jantung dan pembuluh darah kronis, diabetes mellitus dan penyakit paru kronis.

Baca juga: Pneumonia bisa Membunuh Orangtua, Lindungi dengan Vaksinasi

Vaksin herpes zoster diberikan satu kali. “Dianjurkan bagi usia 50 tahun ke atas, bagi yang belum mau pun sudah pernah kena herpes zoster,” terang Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, FINASIM dari Departemen Alergi & Imunologi FKUI/RSCM. Vaksin akan memicu kekebalan tubuh dan meningkatkan imunitas seluler sehingga mencegah virus Varicella kembali aktif. Vaksinasi mengurangi risiko herpes zoster hingga 2-3 kali dan mengurangi risiko terjadinya NPH. Juga membantu mencegah keparahan dan penyebaran virus ke organ lain. (nid)

__________________________________

Ilustrasi: pasja1000 / Pixabay.com