kikil tinggi kolesterol dan zat purin

Kikil Tinggi Kolesterol dan Purin, Begini Cara Menyiasatinya

Kikil atau tunjang termasuk menu favorit di rumah makan Padang, selain rendang yang sudah mendunia. Soto kaki sapi juga banyak digemari. Teksturnya kenyal dan rasanya lezat. Penggemar tunjang atau kikil sulit untuk melewatkan menu yang satu ini.

Ada seorang pasien penyakit jantung, pria, usia 70 tahun. Tiga pembuluh darah utama ke jantung sudah tersumbat parah. Dokter menyarankan operasi, karena pasang ring sudah tidak mungkin. Pasien selalu menjawab “belum siap”. Dia punya kebiasaan makan yang “unik”. Sejak muda  gemar makan tunjang, sampai sekarang, meski bukan orang Padang. “Nggak nafsu makan kalau pakai lauk lain. Harus tunjang,” ujarnya. Ia “rela“ jantungnya bermasalah, daripada tidak makan tunjang.

Mengandung kolesterol dan tinggi purin

Tunjang atau kikil adalah lapisan pembungkus tulang dan kuku kaki sapi atau kerbau. Tunjang mengandung protein kolagen, yang baik untuk tubuh. Yang perlu diwaspadai, tunjang termasuk tinggi kolesterol. Namun begitu, kandungan kolesterolnya masih jauh di bawah otak (sekitar 2300 mg/ 100 gram otak), jeroan (sekitar 360 mg) dan susu sapi (sekitar 250 mg). Kikil mengandung kolesterol sekitar 130 mg; di atas daging sapi (90 -105 mg/100 gram).

Kolesterol di dalam tubuh, sebagian besar (sekitar 80 persen) diproduksi sendiri oleh tubuh. Yang sekitar 20 persen berasal dari asupan makanan. Kadar kolesterol tinggi dalam tubuh perlu dihindari, karena bisa berdampak buruk pada kesehatan. Terlalu sering dan berlebihan mengonsumsi kikil atau tunjang, tidak dianjurkan.

Selain kolesterol, kikil mengandung protein yang berbeda dengan protein pada daging. Hal itu  membuatnya sulit dicerna tubuh. Dapat menyebabkan perut penuh dan terasa tidak nyaman usai makan dengan lauk tunjang atau kikil. Berlebihan makan kikil dapat memicu hiperkolesterol, berisiko menyebabkan stroke, penyakit jantung dan pembuluh darah tersumbat.

Apalagi bagi penderita asam urat, berisiko untuk kambuh. Kikil mengandung purin tinggi. Produksi purin meningkat sementara proses pembuangan terhambat, membuat zat purin menumpuk di persendian seperti lutut dan pergelangan tangan atau kaki..

Nutrisi kikil

Protein kikil sapi berbentuk kolagen, yang mengandung asam amino esensial, meski kandungannya kurang lengkap dibanding daging sapi. Kandungan lain mineral selenium, yang berfungsi membantu mengaktifkan enzim antioksidan dalam tubuh. Enzim ini dapat melindungi tubuh dari kanker. Selenium juga membantu mempertahankan kekebalan tubuh, dengan cara mengaktivasi sel-sel darah putih.

Kikil kaki sapi juga mengandung gelatin, yang akan diproses tubuh menjadi kolagen. Kolagen dapat membantu kesehatan usus dan pencernaan, cepat menyembuhkan luka, meningkatkan fungsi otak, baik untuk kulit dan rambut. Kolagen mirip perekat dan pelumas di persendian. Kurang kolagen, kulit mudah keriput.

Menangkal risiko

Imbangi makan tunjang dengan banyak makan sayur dan buah. Sayuran misalnya  timun, wortel, selada air, labu siam, pare. Buah: papaya, mangga, melon, belimbing, nanas dan lain-lain. Makanan berserat dapat mengurangi penyerapan kolesterol oleh tubuh.

Makan kikil/ tunjang dalam porsi kecil/sedikit. Kuah gulai tunjang yang berwarna kekuningan dengan santan yang kental, makan sedikit saja. Soto kaki sapi campur dengan banyak potongan kentang. Dan bagi penderita asam urat, hindari makan soto kaki sapi dengan emping karena tinggi zat purin. Sudahi makan dengan banyak minum air putih.

Sebulan sekali makan kikil atau tunjang, insya Allah, aman. Jangan setiap hari, seperti pasien jantung di atas. (sur)