Manfaat Zumba untuk Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme | OTC Digest
zumba_untuk_autisme_anak_autis

Manfaat Zumba untuk Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme

Gangguan spektrum autisme (GSA) atau autism spectrum disorder (ASD) bukanlah penyakit, melainkan gangguan perkembangan kognitif yang berlangsung selamanya. GDA bisa memengaruhi perkembangan berpikir, berbahasa, serta ketrampilan motorik dan sosial, sehingga anak yang terlahir dengan GSA memiliki keterlambatan kemampuan dalam fungsi-fungsi tersebut. Namun tidak berarti mereka bodoh atau terbelakang. Sangat mungkin mereka memiliki kemampuan lebih di bidang lain seperti numerik atau matematika.

Diagnosis GSA bukanlah jalan buntu. Meski gangguan ini berlangsung seumur hidup, masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu mereka mengembangkan fungsi-fungsi yang terlambat berkembang. “Hal pertama yang harus dilakukan orangtua ketika anak didiagnosis GSA adalah mengajari mereka keterampilan dasar seperti berbicara, berjalan, dan lainnya,” ungkap psikolog Rr. Finandita Utari M.Psi, berdasarkan siaran pers yang diterima OTC Digest dari Zumba® Fitness, LLC.

Secara umum, anak dengan GSA memiliki kesulitan untuk fokus, keseimbangan yang kurang baik, keterlambatan bicara, perilaku berulang (repetitif), kesulitan beradaptasi, serta keterampilan motorik yang cenderung tumbuh lebih lambat dari anak-anak lain. Belum lagi tantangan lain seperti terbatasnya kontak mata, komunikasi verbal dan non-verbal, dan keterampilan sosial.

Dengan berbagai kesulitan dan kondisi di atas, anak GSA membutuhkan pertolongan dengan terapi berbasis ABA (Applied Behavioral Analysis) yang sesuai kebutuhannya. Ada banyak cara untuk mendukung keberhasilan terapi. “Salah satunya dengan berolahraga atau melakukan gerakan yang melatih koordinasi tubuh. Mulai dari mata, tangan, kaki, dan sebagainya,” terang Utari. Hal ini dapat meningkatkan keterampilan motorik, komunikasi, sosial, dan cara berpikir anak-anak dengan GSA. Selain itu, “Rutinitas dapat meningkatkan fokus, melatih kemandirian, dan mengurangi hipersensitivitas mereka.”

Mengikut sertakan anak dengan GSA dalam kelas zumba bisa dipertimbangkan, karena kegiatan ini menuntut anak untuk mengikuti instruksi koreografi, menyelaraskan tubuh dengan musik, dan mengendalikan laju pernapasan. Kelas Zumba® Gold dilengkapi dengan koreografi yang mudah diikuti, serta fokus pada keseimbangan, rentang gerak, dan koordinasi. Intensitas gerakannya pun jauh lebih rendah, dengan lagu yang juga disesuaikan, sehingga sesuai untuk anak-anak dengan GSA.

Pada dasarnya, tiap orang memiliki naluri musik dalam diri. “Menggerakkan tubuh mereka sesuai ritme akan merangsang indera dan koordinasi tubuh anak dengan GSA. Selain itu, musik juga membuat mereka bahagia”, papar Olivia Febriani, spesialis pendidikan Zumba® atau ZES (Zumba®Education Specialist). Manfaat lainnya, mereka bertemu dengan anak-anak lain, sehingga mereka akan belajar cara berteman. Selain ketrampilan berkomunikasi, hal ini juga bermanfaat untuk mengembangkan kepemimpinan, kerjasama regu, dan kepercayaan diri mereka. (nid)